aberasi sferis
spherical aberration
Ringkasan Singkat
Kegagalan sinar cahaya untuk memusat pada satu titik fokus yang sama karena kelengkungan lensa.
Aberasi sferis adalah fenomena optik di mana sinar cahaya yang melewati bagian tepi lensa dibiaskan secara berbeda dibandingkan dengan sinar yang melewati bagian pusat. Hal ini menyebabkan cahaya tidak dapat berkumpul pada satu titik fokus tunggal, sehingga menghasilkan bayangan yang tampak kabur atau kurang tajam. Masalah ini melekat pada lensa dengan permukaan yang benar-benar melengkung secara sferis.
Dalam konteks penglihatan manusia, aberasi sferis dapat memengaruhi kualitas persepsi visual, terutama dalam kondisi cahaya rendah di mana pupil melebar. Teknologi kacamata dan lensa kontak modern sering menggunakan desain asferis untuk mengoreksi gangguan ini guna memberikan penglihatan yang lebih jernih dan tajam.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- American Psychological Association. (n.d.). APA Dictionary of Psychology.
- Hecht, E. (2017). Optics.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.